Tampilkan postingan dengan label catatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatanku. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2016

BELAJAR MOTRET SILUET BERSAMA FURQON KUSUMA

Saat matahari terbenam, sinarnya berhamburan di atmosfer bumi membentuk warna merah  terbentang diufuk barat. Fenomena alam tersebut dimanfaatkan 110 peserta Bimbingan Teknis Humas dan Jurnalistik se-wilayah DKI Kementerian Agama untuk mendapatkan foto siluet. Siluet adalah foto dengan obyek utama gelap total dengan background yang terang, sehingga yang terlihat adalah bentuk dari obyek utama tutur Furqon Kusuma , Fotografer Humas Kanwil Kementerian agama DKI Jakarta saat memberikan materi teknik memotret.

“Untuk dapetkan foto siluet, kita coba atur 3 hal aperture, shutter speed dan ISO”, tutur Fotografer yang pernah mengenyam pendidikan jurusan jurnalistik di sebuah Universitas Swasta Jakarta.  Kali ini para peserta Bimtek mengatur shutter speed 1/30 dengan aperture F11 dan ISO 200 pada kamera SLR yang dibawa para peserta yang merupakan wakil dari tiap satuan kerja di wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta.

“Baru kali ini saya dapatkan foto siluet dan senang sekali,terimakasih buat mas Furqon”, ujar Asep Mulyana salah satu peserta dari MTSN 33 Jakarta. Berkali –kali dirinya mendapatkan foto siluet hingga salah satu hasil potretannya dijadikan foto profil pada salah satu media sosial.
Hotel Grand USSU Bogor Jawa Barat , hotel yang terletak pada posisi geografis yang tepat untuk mengambil objek  dalam mengambil foto siluet. Bimbingan Teknis ini diselenggarakan bertujuan agar para humas dan jurnalistik Kementerian Agama DKI Jakarta membuat citra dan reputasi positif  terhadap masyarakat.

Selasa, 19 Mei 2015

SALUT BUAT MAN 6 JAKARTA LAKUKAN PENDAFTARAN SECARA ONLINE

Berawal ketika salah satu orangtua siswa yang ingin mendaftarkan anaknya ke berbagai sekolah terutama di bawah Kementerian Agama. Aku diminta bantuannya untuk mendaftarkan anaknya di MAN 6 Jakarta. MAN 6 Jakarta memiliki 2 kampus, Kampus A di Kp Dukuh dan Kampus B di CIbubur. Baru kali ini saya mendaftarkan melalui online pada salah satu MAN, enak juga, mudah dan tidak perlu datang ketempat serta cepat. Wah kalau semua MAN di Jakarta sudah online kayak gini menghemat banget biaya yang dikeluarkan

Data yang harus disiapkan untuk memasukan data nya cukup kartu keluarga, No peserta Ujian dan Fotocopy raport dikarenakan harus input data nilai dari semester 1 sampai semester 5. Ohya jangan lupa pasphoto resmi dengan background merah.

Coba bayangkan kalau pendaftaran manual datang ketempat, untuk administrasi aja orangtua harus mengeluarkan minimal 50 ribu baik itu map, pulpen atau alat tulis serta fotocopy ini dan itu lainnya ditambah transport. Terus buat sekolah jikalau yang mendaftar 800 peserta dan yang hanya diterima 200 peserta berarti 600 map peserta terbuang percuma, (kagak juga sih bisa dikiloin lumayan heheh).
Kalau online ya paling besar cuma 5000 untuk bayar sewa internet 2 Jam. Paling menghabiskan waktu 30 menit sisanya Browsing dan facebookan hehehhe...
Manteb dah buat MAN 6 !!!

Selasa, 28 April 2015

NULIS STATUS SUPAYA NAIK STATUS


- "Alhamdulillah OTW Tabligh Akbar di Istiqlal Syekh dari Madinah"
- "Alhamdulillah, dah muroja'ah satu juz..."
- "Alhamdulillah, sdh selesai baca surah Al-Kahfi-nya"
- "Udah putaran keberapa ya? Lagi depan kabah nih (selfie ekspresi bingung di depan kabah)
- "Alhamdulillah I'tikaf hari ke-3, tetap istiqomah!"
- "Sebentar lagi mau pergi kajian hadits"
- "5 menit lagi mau berjama'ah isya' di masjid"
- "Suara ane tadi pas jadi imam shalat kedengaran ga ya ama makmum akhwat di belakang."
- "Sedang berada di kajian ustadz fulan... Persis di depan beliau."
- "Aduh, tadi pas di majlisnya Syekh fulan gak sempat nyatat, padahal faidahnya banyak"
- "Bismillah...Aku datang memenuhi panggilanmu ya Allah.. Moga selamat sampe Makkah"
- "Lagi muraja'ah jangan diganggu"
- "Botak lagi.. Botak lagi... Padahal umrohnya bru minggu kmaren... Alhamdullah.."
- "Alhamdulillah kajian Sohih Bukhori dah nyampe hadits ke 5700-an
- "Lagi nunggu adzan Maghrib. Madinah 27/10/2014"
- "Alhamdulillah umrohnya lancar"

Pernahkah kita menulis status seperti itu di media-media sosial?
Tidak sedikit orang yang menulis status tentang kegiatan ibadah yang dijalaninya untuk meningkatkan status di kalangan umum. Jika benar begitu, maka ini termasuk bagian dari RIYA namanya SUM'AH, yakni melakukan suatu amalan agar orang lain mendengar apa yang kita lakukan, sehinga pujian dan ketenaran pun datang tenar. Riya’ dan semua derivatnya merupakan perbuatan dosa.
Disebutkan hadits shohih yg diriwayatkan Imam Muslim, tiga manusia pertama yang diadili pada hari kiamat:
1. Orang yang mati syahid di jalan Allah
2. Orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya serta membaca Al-Qur'an
3. Orang yang gemar bersedekah
Ketiganya diseret atas mukanya dan dilemparkan masuk neraka!! Kenapa?? Sebab...ketiganya larut dan menikmati RIYA', SUM'AH dan sejenisnya.
1. Yang mati syahid berperang ingin supaya dikatakan gagah berani.
2. Yang menuntut ilmu dan mengajarkan Al-Quran ingin supaya dikatakan pembaca Al-Quran yang baik.
3. Yang gemar bersedekah ingin supaya dikatakan dermawan.
Bisa jadi...dengan status semacam di atas, kita termasuk manusia tersebut yang kelak terseret atas muka ke dalam neraka yang kobaran apinya sungguh sangat dahsyat. Na'udzu Billah Min dzalik.
Sejatinya ibadah harus dijaga keikhlasan NIAT-nya. Dan ini SANGAT SULIT, padahal syarat paling utama suatu amalan diterima di sisi Allah adalah IKHLAS. Tanpanya, amalan seseorang akan sia-sia belaka. Syaitan tidak henti-hentinya memalingkan manusia, merusak kualitas amalan dengan menjauhkan mereka dari keikhlasan niat. Salah satunya adalah melalui pintu riya’ yang banyak tidak disadari setiap hamba.
Tidakkah kita sayang jika amal ibadah kita sia-sia bahkan bisa membuahkan dosa?
Menyembunyikan amalan-amalan kita, insya Allah lebih aman. Allah Maha Tahu, dan itu sudah lebih dari cukup. Mari semakin bijak dalam menulis status

NARKOBA ITU JAHAT

Narkoba itu jahat, narkoba mampu memisahkan anak dengan orangtuanya, Narkoba bisa memutuskan adek dengan kakaknya dan Narkoba bisa menghancurkan masa depannya. Gambar di bawah adalah METADONE, sebuah NARKOBA dengan cara diminum yang legal. Para pemakai Narkoba suntik yang kecanduan tingkat tinggi pengobatannya selain secara psikis juga fisik.

Di RSKO ada rumah rawatan Metadhone namanya, para pengguna jarum suntik beralih kedalam minuman ini dan pengawasan penuh oleh Dokter ahli. Dosisnya tergantung kondisi fisik bahkan harus minum ditempat. Efek sampingnya luarbiasa hampir sama dengan NARKOBA SUNTIK.
Jadi bagi temen-teman yang mempunyai saudara, tetangga atau sahabat yang kecanduan NArkoba Suntik, ajak aja ke RSKO untuk mendapatkan perawatan, Insha Allah dapat sembuh.

HANYA KARENA KOMEN DI STATUS FB TEMAN, AKU DITEGUR PIMPINAN

Pagi-pagi saat baru tiba ditempat kerja, tiba-tiba teman memanggilku dengan nada seperti kalang kabut dan beberapa teman terlihat sedang melihat salah satu handphone sambil bermuka penuh penasaran.
Saat itu dengan wajah yang juga penuh tanda tanya, apalagi pagi-pagi sudah berhadapan dengan muka-muka penasaran akhirnya aku dipanggil untuk menyalahkan PC dan membuka facebook. Terlihat nama FB ku terlihat jelas di bawah komen status teman dan menurutku biasa-biasa aja tidak mengkritik atau mejatuhkan siapapun apalagi biasa bercanda di fb dengan teman.
Pagi itu pula aku ditegur dan dinasehati pimpinan untuk menghapus komenku yang katanya bisa mengganggu stabilitas wilayah kerja ( bahasanya agak politik dikit maklum kebanyakan baca berita hehehe.....
Akhirnya, tanpa ingin berdebat panjang dengan pimpinan dan menghormati pimpinan akhirnya aku hapus komenku di status teman.
Memang sih FB jadi ajang curhat buat kita yang kadang-kadang tidak puas dengan kebijakan suatu institusi, namun sebaiknya bukan dengan cara tulis status di FB. Akupun kalau nulis status pasti statusku di bahas di rumah karena adekku bertemanan di fb. Jadi malu....akhirnya ya sekarang fb hanya buat informasi dan tulisan riangan aja deh..
So...jangan berani di status doank....langsung komunikasikan dengan siapapun, kecuali informasi yg disampaikan bisa membuka mata orang lain dan bermanfaat kayak informasi suatu penjual makanan nakal dengan menggunakan formalin misalnya. Perlu di tulis dan disampaikan...

Selasa, 21 April 2015

TERIAKAN JAM 11 MALAM ITU

  
"Malik, Radit...(dengan nada teriak keras di ujung telepn genggam)...Radittt !!!.. tiba tiba suarapun berhenti . Akupun menangis dan akhirnya mengalir bagaikan air yang mengalir. Radit adalah adikku. Kami bertiga saudara. Radit mengindap penyakit paru-paru dan ada virus pada kepalanya. Berulangkali ibuku membujuk adikku untuk kedokter karena kondisi makin buruk. Batuk yang selingi tetesan darah itu dan jari-jari yang sudah membiru membuat Radit engggan diajak untuk berobat.Satu hari sebelumnya dia hanya duduk dan berbaring, badannya yang besar menahan sakit dan kalau dilihat dari luar tak tampak sakit. Dia tidak ingin menampakkan Terakhir dia minta minum jus alpukat dan ibuku membelikannya. Duduk dan bersadar di tempat tidur seperti pasrah dengan keadaan.
Emak,


Anyone Of Us (Stupid Mistake) | Gareth Gates (Terjemahan)


I´ve been letting you down, down
Aku tlah membuatmu kecewa
Girl I know I've been such a fool
Kasih, aku tahu betapa bodohnya diriku
Giving in to temptation
Menyerah pada godaan
When I should've played it cool
Di saat harusnya aku bersikap kalem
The situation got out of hand
Situasinya jadi tak terkendali
I hope you understand
Kuharap kau mengerti

CHORUS
It can happen to
Bisa terjadi pada
Anyone of us, anyone you think of
Siapapun di antara kita, siapa pun yang kau pikirkan
Anyone can fall
Siapapun bisa terjatuh
Anyone can hurt someone they love
Siapapun bisa lukai seseorang yang dicinta
Hearts will break
Hati akan hancur
'Cause I made a stupid mistake
Karena aku tlah lakukan kesalahan bodoh
It can happen to
Bisa terjadi pada
Anyone of us, say you will forgive me
Siapapun dari kita, katakan kau kan memaafkanku
Anyone can fail
Siapapun bisa gagal
Say you will believe me
Katakan kau kan mempercayaiku
I can't take my heart will break
Aku tak tahan, hatiku akan hancur
'Cause I made a stupid mistake
Karena aku tlah lakukan kesalahan bodoh
A stupid mistake
Kesalahan bodoh

She was kind of exciting
Dia sangat menggairahkan
A little crazy I should've known
Sedikit gila, harusnya aku tahu
She must have altered my senses
Dia pasti tlah mengubah akal sehatku
´Cause I offered to walk her home
Karena kutawarkan diri tuk mengantarnya pulang
The situation got out of hand
Situasinya jadi tak terkendali
I hope you understand
Kuharap kau mengerti

CHORUS

She means nothing to me
Dia tak berarti bagiku
(Nothing to me)
(Tak berarti bagiku)
I swear every word is true
Sumpah, setiap kataku ini tulus
Don't wanna lose you
Aku tak ingin kehilangan dirimu

The situation got out of hand
Situasinya jadi tak terkendali
I hope you understand
Kuharap kau mengerti
CHORUS

Dari Hobi menjadi Profesi

Berawal dari hobi memotret hingga terbentuknya ekskul Jurnalis sampai menerima orderan memotret. Mengambil momen penting dan memotret kejadian dan ekspresi (human interest ) merupakan kegemaranku saat sudah memegang kamera. Kamera yang aku gunakan bermula dari pinjam dari sebuah temen dan rela bolak balik pinjem dan mengembalikan hingga aku memiliki sendiri kamera yang cukup lumayan hasil gambar yang dihasilkan.
Semenjak aku menjadi guru di MTsN 33 Jakarta, tanganku gatel sekali ingin menekan tombol shutter sejak tahun 2010 hingga sekarang. Kepercayaan sekolahpun menjadikan sekolah membentuk ekskul Jurnalis. Walau aku masih banyak belajar dalam memotret masih banyak yaang blur, kepotong, tidak ada frame membuatku harus ikut serta dalam kegiatan workshop fotografi juga banyak belajar dari group facebook.
Dikit demi sedikit orang-orang sudah mengenalku dan bagaimana hasil yang aku dapatkan dalam memotrt hingga setiap momen kegiatan sekolah,aku piun diikutsertakan bahkan perayaan ulang tahun salah satu anak gurupun aku diundang. Namun dalam acara wedding masih belum berani, harus ada partnerkarena momen tersebut sangat sakral dan penting.

Senin, 20 April 2015

Tiga Kejadian Berbeda

Pak Ibunya Fauzan meninggal !, salah satu siswa berteriak saat aku tiba dengan motor kuningku yang hendak memarkirkan didepan halaman sekolah. Innalillahi wa inna ilahi Rojiun, jawabku tatkala mendengar berita itu.
Akirnya, kamipun segera meluncur menuju ke rumah fauzan padahal waktu itu direncakan untuk belajar fisika menghadapi Ujian Nasional 2015. Sesampai di  kediaman fauzan, almarhumah ibunda Fauzan sedang dimandikan, terdengar kabar bahwa almarhumah meninggal karena sakit paru-paru.
Tidak lama di rumah kediaman Fauzan, salah satu siswa mengusulkan untuk ke rumah sakit Harapan Bunda, dimana bapak Syamsudin masih terbaring di sana. 




CBR (Cewe Boyot Rame )

Pak, kami minta bantuan bapak, kami ada masalah dengan alumni hape dan jaket temen kami diambil !, kata salah satu dari anak CBR. Apa sih CBR itu, waktu itu aku menganggap CBR itu nama motor ninja. Tapi disini CBR itu ternyata singkatan dari Cewe Boyot Rame. Sebuah kelompok anak-anak yang dibuat sebagai bentuk kesolidan sesama mereka. Dalam hati ada ada aja nih bikin nama unik kayak gini. Akhirnya aku memenuhi permintaan mereka, selain mereka masih sebagai siswa di sekolah, persoalan mereka juga bagian dari persoalan yang harus cepat diselesaikan.
Akhirnya ku ajak serta salah satu keamanan sekolah untuk mendampingi ku menuju tepat dimana mereka janjian ketemu antara alumni yang dimaksud dengan anak CBR.
Sampailah aku dan temanku disebuah lorong yang sepi di bawah jembatan tol daerah jakarta timur. Kami menunggu beberapa menit sebelum mereka ketemu. Namun hampir setengah jam menunggu tak kuinjung datang dan akhirnya hapeku berdering dan mendapat sms dari salah satu anak CBR bahwa tempat janjian berubah. Segera kami menyalahkan motor dan menuju ke sebuah jalan sepi tidak jauh dari sebuah sekolah negeri.
Jalan yang sepi dan sedikit beberapa orang yang melewatinya membuat aku berfikir oh ini tempat pas banged buat anak-anak geng kumpul. Beberapa motor  sudah melingkari motor yang dikendarai oleh dua alumni yang aku pun mengenalinya. Dengan berpura-pura baru lewat dan tidak mengetahui permasalahan mereka. Akupun menanyakan kabar alumni tersebut dan lanjut kepembicaraan permasalahan mereka. Kesimpulan yang didapat, ternyata permasalahan yang tidak jelas dan sangat sepele. Singkat cerita akhirnya mereka damai dan saling memaafkan, barang-barang yang diambilpun dikembalikan.
Akhirnya nama CBRpun jadi tahu dan siapa aja yang masuk kedalam kelompok itu. Aku pun diundang makan-makan bersama anggota CBR dan akupun sedikit memberikan masukan untuk mereka agar CBR bukan hanya sekedar gaya-gaya an tapi sebuah kelompok yang bisa menunjang keberhasilan, bisa aja mereka bikin usaha atau bisnis dengan nama CBR atau apalah yang  jelas bermanfaat. TERIMAKASIH CBR !!!

Jumat, 10 April 2015

Citizen Jurnalis di Pemda Bekasi

Susahnya Mencari Balai Patriot di Bekasi 

Sekitar pukul 07.30 WIB, motor suzuki kunyalahkan dan meluncurlah dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam wah keluar dah fisikanya, maklum kala itu jalan ke arah bekasi cukup lancar karena masih pagi. Hanya sekitar 20 menit saja, aku udah sampai di depan pemda. Motor aku berhentikan dan kuhampiri salah satu pengguna jalan yang sedang menunggu kendaraan umum. "Mas, numpang tanya, Balai Patriot di mana ya ?" tanya ku padanya, "Waduh saya juga kagak tau Pak ", jawab pemuda itu sambil senyum tipis. Sambil mengucapkan terimakasih akhirnya aku lanjutkan perjalanan kembali. Pas lampu merah aku ambil ke kanan menuju ke arah pemda bekasi. Didepan pemda bekasi kuberhentikan kembali motorku di pinggir trotoar. Kuhampiri salah satu laki-laki paru baya yang sedang berlari, dan kutanyakan kembali dimana letak Balai Patriot. Dia pun menjawab , Mas puter balik itu di Gelanggang Olahraga masuk ke dalam. Jawab orang tadi makin membuatku mantab oh akhirnya kutemukan juga alamat tempat kegiatan Workshop Citizen Journalist itu. Puterbalik melewati lampu merah lalu lurus, sedikit penasaran untuk menyakinkan diri sendiri aku tanya kembali beberapa orang yang sedang bersepeda. Sambil kebingungan para pengendara sepedapun menjawab dengan nada keragu-raguan coba mas lurus lagi ada jalan ke kiri masuk aja nah kayaknya disitu Balai Patriot. Waduh dalam hati yang bener siapa sih ? ya sudah sambil jalan-jalan pagi kuikuti saja yang mereka beritahu. Kucoba bertanya lagi sebelum masuk ke jalan masuk sebelah kiri itu. Seorang pemuda sedang duduk sambil sesekali menghisap putung rokok.Mas kalau menuju Balai Patriot mana ya , Oh masuk aja mas disebelah kiri ikutin motor itu ada pintu masuknya. Wah lega juga akhirnya ketemu Balai Patriot, langsung aja kutancap gas dan akhirnya masuk kedalam dan didepan ada petugas parkir yang mengatur kendaraan, Pak kalau Balai Patriot sebelah mana, Wah Bapak salah, ini bukan Balai Patriot tapi Gelanggang Patriot. Waduh sambil tepok jidat, tapi dalam cuma dalam hati aja sih. Itu di dalam kantor pemda Bekasi Pak, Balai Patriot. Hmm cape deh untuk mencari Balai patriot dari sekitar 5 yang ditanya kagak ada yang bener, hanya satpam dan tukang parkir yang tahu. Nah itu pengalaman pertama mencari tempat Balai Patriot Bekasi sebelum aku ceritakan pengalaman bagaimana serunya ikut workshop.


Didalam ruang Balai Patriot saya terperangah ternyata peserta yang hadir lebih dari 100 peserta, menurut ketua panitia dalam sambutannya jumlah yang hadir dalam kegiatan Workshop Citizen Journalist ini melebihi target. Acarapun dibuka oleh salah satu anggota DPRD bekasi, dalam sambutannya anggota parlemen tingkat daerah ini mendukung kegiatan jurnalis warga yang diselenggarakan panitia.

Akhirnya 2 sesi materi tentang Sejarah Jurnalis Warga dan Teknik pembuatan Naskah serta pengambilan gambar oleh para praktisi jurnalis TV ini pun selesai sekita pukul 14.00 WIB. Selanjutnya para peserta dibuat kelompok dengan didampingi satu orang jurnalis TV untuk membimbing langsung pembuatan berita. Waktu itu aku masuk kelompok terakhir atau kelompok 7 yang dibimbing oleh abang Markus Jurnalis JAK TV.

Kami diajakarkan teknik pengambilan gambar dari Long shoot, Medium Shoot dan Close Up. Pada waktu itu kelompokku mengambil tema tentang Buruknya Toilet di Pemda Bekasi. Dimulai pengambilan depan Kantor walikota hingga menuju ke ruang Toilet yang memang cukup dikategorikan kurang layak apalagi berada di lingkungan Kantor Walikota Bekasi.


Lebih dari 30 menit proses pengambilan gambar serta wawancara dengan narasumber yang kami dapatkan dari salah satu pengguna Toilet akhirnya siap untuk di edit.
Dalam kegiatan ini saya mendapatkan software yang sering digunakan oleh para jurnalis, Software AVS  Video Editor, software ini kompitebel dengan format kamera SLR wah jadi makin seneng, karena biasanya kalau aku ngedit video dari SLR harus dikonverter dulu kedalam format yang bisa di import kedalam software editing video.

Selanjutnya, kami juga diajarkan cara membuat naskah berita untuk siaran TV baik dari tata bahasa maupun cara penulisannya, sehingga enak untuk didengarkan penonton.
Dan Akhirnya masing-masing kelompok menyiarkan berita yang didapatkan masing-masing selanjutnya diberi komentar para Jurnalis TV lainnya akan kekurangan baik dari pengambilan gambar maupun cara penyajian beritanya.
Wah puas daeh ikut Workshop Citizen Journalist di Pemda Bekasi. Terimakasih untuk semua pengajar dan panitia

Kamis, 20 Maret 2014

Ngumpul Azheek dan Murah

Fenomena menjamurnya minimarket-minimarket di Jakarta membuat beberapa minimarket membuat trobosan untuk menarik pengunjung untuk berbelanja. Salah satunya adalah SEVEN, minimarket yang menyediakan sarana plus seperti tempat cas handphone, laptop, meja serta kursi  maupun diluar membuat para pengunjung dari berbagai usia nyaman dan betah didalamnya. Saya dan teman-teman juga betah berdiskusi untuk mendiskusikan project sesuatu. Hampir lebih dari 5 jam kami menikmati kenyaman fasilitas yang disediakan SEVEN, padahal kami cuma beli kopi, minuman dingin serta sedikt snack. Coba anda bayangkan jika kita main ke kafe-kafe dengan makanan dan minuman yang cukup menguras kocek dompet kita... hehehe lebih irit kan ?


Kamis, 13 Maret 2014

Menjadi Wali Kelas Pertama Kali



Rabu, 12 Maret 2014

TIPS SEORANG KAMERAMAN


TASIKMALAYA KINI DAN AKAN DATANG


Jumat, 07 Maret 2014

BUKU OTW SUCCESS AVISCENNA VENRA



Seorang remaja dari sekian juta remaja di Indonesia, memberikan motivasi dan inspirasi melalui jejak-jejak mimpinya yang diwujudkan melalui tindakan yang nyata dan berkarakter.Didikan  Ayah dan Ibunda yang disipliner sehingga menjadikan keduanya sebagai The Special Motivator sejak kecil , mengajari makna kehidupan dan memberikan pupuk akan cita-cita setinggi langit dengan doa tulus keduanya.
BUKU OTW SUCCES : Pemesanan Hub : Asep Mulyan (0857-787-394-77)

Buku OTW SUCCESS yang ditulis oleh Remaja yang mendapat gelar YOUNGEST MOTIVATOR IN ASIA 2013, owner pada PT Visi Nusa Gemilang dan memiliki jiwa enterpreneurship "RUJAK GEJET"nya telah membuat mata remaja Indonesia khususnya untuk memanfaatkan masa muda lebih bermakna untuk mencapai kesuksesan.
Buku dengan bahasa remaja (mudah dipahami dan sesuai karakter remaja), penuh makna dan motivasi dengan Prinsip Tegas dan penuh Religi didukung dengan kisah nyata sebagai bukti dan inspirasi, bukan hanya sekedar kata tapi melalui tindakan nyata.
Buku ini sangat bagus dimiliki oleh orangtua/guru/remaja/pemerhati pendidikan untuk mengetahui cara remaja kita saat ini dan mengarahkan mereka untuk menggapai impian dengan berani bertindak penuh percaya diri

Untuk pemesanan : SMS/CALL : Asep Mulyana ( 0857-787-39477)

Kamis, 06 Maret 2014

FOTO SEMINAR ASEAN BLOGGER






TASIKMALAYA - Singaparna 2014



 

Rabu, 26 Februari 2014

DADDY LOVERS LAWAN KECURANGAN UN

Memasuki akhir tahun pelajaran 2010/2011 dimana beberapa bulan lagi siswa kelas 9 akan menghadapi ujian penentuan kelulusan melalui Ujian Nasional, saya dapat jam tambahan mengajar kelas 9 untuk mata pelajaran fisika, saya mendapatkan satu kelas yaitu kelas 9.2. Mendapatkan tugas mengajar kelas 9 memiliki arti dan tantangan tersendiri buat saya yang merupakan guru baru waktu itu. Berbekal pengalaman mengajar di STM yang mayoritas siswanya laki-laki jadi bekal dan modal buat saya menghadapi karakter siswa kelas 9. 

Singkat cerita , dan menjadi awal dan kisah lain yang ingin saya ceritakan dan ini menjadi pengalaman saya sebagai guru walau saya sadar hanya bisa menjadi guru yang hanya mengajar materi, sedikit motivasi dan sedikit menjadi teman buat mereka. Untuk menjadi teladan bagi mereka sepertinya masih jauh sekali apalagi terbiasa mengajar di bimbingan belajar masih melekat sedikit ceplas-ceplos sama siswa layaknya teman sebaya.

Selain mengajar saya juga bertugas menjadi petugas piket, atas kebijakan kepala sekolah setiap petugas piket di tempatkan masing-masing setiap lantai. Tahun itu petugas piketnya berjumlah tiga orang setiap harinya.

Saat giliran di lantai 3 saya duduk sendiri ,bertemankan buku soal-soal fisika untuk SMP, tiba-tiba ada seorang siswi menghampiri dengan menjinjing buku yang pada akhirnya saya tahu buku tersebut adalah soal -soal UN SMP. “Pak ajarin saya fisika dunk, saya lemah banged di fisika “.Sambil meletakan bukunya di atas meja piket dengan nada memelas akhirnya saya menyanggupi apalagi tampak dari raut wajahnya penuh keseriusan untuk belajar.

Akhirnya disepakati tempat sehabis pulang sekolah sekali dalam seminggu, kita belajar di masjid sekolah. Sebagai pertemuan awal saya memasang target nilai untuk mata pelajaran IPA dengan nilai 8 yang bagi dia cukup berat karena mata pelajaran IPA masih sulit dimengerti dan memahami apalagi setiap nilai TO dibawah nilai standar.

Rutinitas pertemuan yang kita lakukan juga dilakukan oleh 2 orang siswa kebetulan teman sekelasnya namun dengan mata pelajaran yang berbeda. Masing-masing mendapatkan guru pembimbing pada mata pelajaran tertentu yang dibimbing oleh guru bahasa inggris dan guru bimbingan konseling.

Seiring berjalannya waktu saya sedikit mendapatkan kabar istilah “daddy” (bapak kalau dalam bahasa indonesianya) dan secara spontanitas kedekatan kita dengan siswa binaannya masing-masing terlebelisasi bapak dengan anak atau sebutan “daddy”. Ini merupakan hal yang pertama bagi saya, ketika ada siswa yang berharap sosok bapak di sekolah dan kita dipercaya untuk menjadi bapak-bapak mereka, maka menjadi penggerak buat kita sebagai daddy-daddy mereka untuk mengorbankan sedikit waktu, memotivasi, mengarahkan dan memasang target tertentu khususnya menghadapi UN 2010. Saya pun berdiskusi dengan salah satu daddy mereka guru bahasa inggris dan beliau memberikan arahan untuk terus memantau perkembangan mereka hingga menjelang UN.

Tibalah saat menjelang UN 2010 saya mendapat tugas mengawas pada satu sekolah dekat Halim Jakarta Timur. Setelah selesai ngawas saya berkumpul bersama pengawas-pengawas lainnya sebagai penutupan hari teriakhir UN, Disela-sela acara penutupan saya mendapatkan sms dari siswa binaan saya bahwa dia dapet SMS Jawaban. Lalu saya bertanya terus gimana? Kamu ngikutin tidak jawabannya? Dia menjawab:” SMS saya hapus dan saya mengerjakan dengan kemampuan saya sendiri”tulisnya . Alhamdulillah, lega perasaan saya membaca sms nya, membanggakan dan cukup membuat bendungan air dikelopak mata saya waktu itu. Akhirnya saya bergegas menghidupkan motor smash kesayangan saya untuk menuju sekolah bertemu dengannya.

Tibalah saat pengumuman kelulusan UN, ketika lembaran nama-nama peserta ujian beserta nilai terhampar di meja saya. Dengan berdebar-debar mencari namanya dapat juga ,rata_rata nilai 7,75. Alhamdulillah itu hasil kerja kerasnya sendiri. Walau untuk nilai tersebut agak berat masuk sekolah negeri di wilayah Jakarta Timur. Keinginannya untuk masuk SMA 106 kian redup. Ini terlihat dalam situs resmi Pemda DKI untuk PSB(Penerimaan Siswa Baru )makin hari posisinya merosot dan akhirnya terlempar jauh. Masuk ke pilihan kedua SMA 104 juga sama. Tiap hari bahkan tiap detik posisinya makin turun. Pesimis dan kegalauan menyelimuti kami, was-was dan penuh ketidakpastian. Akhirnya dengan kuasa Allah dan terakhir pengumuman, posisi namanya berada iposisi akhir peserta yang lulus di SMA 104.

Pertolongan Allah datang tatkala berani jujur dalam ujian dan sportifitas dengan nilai apa adanya itu. Rasa syukur mengema melihat wajah kegembiraan saat berhasil mendapatkan sekolah negeri. Tahun demi tahun terlewati akhirnya siswa tersebut masuk pada jurusan IPS yang tadinya saya mau arahkan ke IPA biar sama kayak “daddy” nya.Tapi rendahnya nilai IPA membuat dia harus memilih IPS dan ternyata bakat dan minatnya jurusan IPS ekonomi mengasah bakat dan minatnya dengan cita-cita menjadi pengusaha.Prestasi demi prestasi akademiknya jelas terlihat dari nilai yang cukup membanggakan pada raport hasil belajarnya. Saat ini dia memasuki kelas 12 dan berkeinginan untuk masuk ke UI jurusan Ekonomi dan Melanjutkan ke Manchester untuk kuliah dengan jurusan bisnis. Semoga apa yang dicita-citakan dimudahkan oleh Allah. Aamiin

Moderator dalam Seminar Pendidikan